BUDIDAYA IKAN MUJAIR
1. Persiapan Kolam Budidaya
Biasanya, kolam ikan mujair bisa dibuat menggunakan kolam terpal. Luas kolam yang digunakan kira-kira 500 – 1000 m2. Selain itu, dalam pembuatan pematang kolam hendaknya dibuat dengan kokoh dan kedap air dengan lebar sekitar 50 cm.
Selain itu, berikan pula saluran pemasukan dan pengeluaran air yang saling berseberangan serta diberi saringan supaya ikan tidak keluar dari kolam.
persiapan kolam ikan mujair
Adapun kedalaman air kolam dibuat antara 70 – 150 cm untuk mencegah masuknya air luapan saat hujan turun serta buat pula parit yang mengelilingi kolam. Jika telah selesai, langkah selanjutnya yaitu mengeringkan kolam selama beberapa hari lalu berikan GDM Blackbos dan GDM SaMe. Caranya yaitu:
Bersihkan kolam terpal dengan air bersih dan mengalir.
Keringkan kolam hingga tidak ada lagi bekas-bekas kotoran yang menempel.
Isi kolam terpal dengan air bersih, hingga mencapai 30 cm.
Sebarkan secara merata GDM SaMe Granule Bio Organic dengan dosis 50 gram/10 m2.
Siapkan 1 liter air didalam ember.
Tuangkan GDM Black BOS kedalam ember berisi air tersebut. Dosis yang disarankan adalah sebanyak 6 gram/m2.
Aduk air dan GDM Black Bos tersebut sampai tercampur merata.
Siramkan/kocorkan larutan GDM Black BOS tersebut keseluruh permukaan air kolam.
Setelah proses pemberian produk GDM Organik tersebut, kemudian biarkan kolam terpal ikan mujair tersebut selama 5-10 hari.
Blackbos dan SaMe
Pemberian GDM Black Bos dan GDM Granule SaMe bertujuan untuk menghilangkan bibit-bibit hama penyakit yang berasal dari air, kolam, maupun lingkungan sekitar. Selain itu, produk GDM Organik ini juga sangat efektif dalam membantu menumbuhkan fitoplankton dan zooplankton didalam kolam terpal.
Jika air kolam sudah ditumbuhi fotoplankton maupun zooplankton, yang ditandai dengan air yang berubah menjadi kehijauan. Itu artinya, air kolam sudah siap untuk ditebari bibit ikan.
2. Pemilihan Indukan Ikan Mujair
Pemilihan indukan sangat penting dalam budidaya ikan mujair. Indukan yang memiliki kualitas baik tentunya akan menghasilkan anakan yang berkualitas.
Indukan ikan mujair yang baik ialah indukan yang sehat dan bugar yang memiliki bobot kurang lebih hingga 100 g. Indukan ikan mujair ini terdiri dari dua jenis, yaitu jantan dan betina yang memiliki fisik yang berlainan.
a. Indukan Jantan:
Memiliki dua lubang pada bagian urogenital, yaitu anus dan sperma yang juga merangkap sebagai lubang urine
Ujung sirip berwarna kemerahan terang dan jelas
Bagian perut berwarna lebih gelap atau kehitam-hitaman
b. Indukan Betina:
Memiliki 3 lubang urogenital, yang terdiri dari lubang anus, lubang untuk mengeluarkan sel telur, dan lubang urine
Ujung sirip berwarna kemerahan pucat dan tidak jelas
Bagian perut berwarna putih
Dagu berwarna putih
Jika perut distriping maka tidak mengeluarkan cairan
3. Pemijahan Ikan Mujair
Cara budidaya ikan mujair berikutnya ialah pemijahan. Pemijahan ini bertujuan supaya indukan ikan dapat menghasilkan benih yang nantinya akan disebarkan di kolam yang terpisah.
Pemijahan ikan mujair
Hal yang harus dilakukan yaitu memilik indukan jantan dan betina dengan perbandingan 3 : 2. Selanjutnya, buatlah kolam dengan ukuran 3 x 4 m yang memiliki kedalaman air 60 cm.
Pada bagian dasar kolam sebaiknya harus berlumpur halus supaya memudahkan ikan mujair untuk membuat sarang. Lubang untuk sarang mujair dibentuk menyerupai cekungan dengan ukuran sekitar 10-35 cm.
Pemijahan ini nantinya akan terjadi setelah proses pembuahan selesai. Lalu, telur hasil pemijahan ikan mujair akan dikumpulkan oleh indukan betina ke dalam mulutnya dan diinkubasi hingga menetas. Indukan akan berpuasa hingga telur ikan akan menetas sekitar 3-5 hari pada suhu air antara 25 – 27 derajat celcius.
Setelah telur ikan menetas sekitar 2 minggu, induk mujair akan melepas larva tersebut untuk mencari makanannya sendiri.
4. Penebaran Benih Ikan Mujair
Setelah pemijahan selesai dan benih ikan mujair telah didapatkan maka cara budidaya ikan mujair berikutny yaitu melakukan penebaran benih ikan.
penebaran bibit ikan mujair
Pertama, masukkan air ke dalam kolam yang telah disiapkan sebelumnya. Lalu, lakukan penebaran benih pada sore hari dengan kepadatan sekitar 400-500 populasi.
Untuk kolam berukuran 50x50x100 cm atau 5-10 ekor per m2 dan ukuran benih yang digunakan berukuran 8-12 cm atau memiliki bobot antara 15-20 g/ekor.
Biasanya dalam beberapa hari terdapat sebagian bibit ikan mujair yang mati, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Namun, apabila benih ikan yang mati melebihi 3-4 ekor maka sebaiknya mencari tahu penyebabnya.
5. Pemberian Pakan Ikan Mujair Agar Cepat Besar
Ikan mujair bisa diberi makanan alami yang tersedia di kolam, tetap berikan pula pakan tambahan berupa pelet dengan kadungan protein minimal 28%, lemak 30%, dan karbohidrat 15%.
Pemberian pakan ini dilakukan 2-3 kali sehari pada pagi, siang, dan sore hari. Jumlah pakan diberikan secukupnya tergantung dari umur serta bobot ikan mujair.
pemberian pakan ikan mujair
Makanan ikan mujair sangat beragam dan mudah dibuat seperti lumut, cacahan kangkung, dedak, daun talas, ulat sutera, cacing tanah, pellet ikan, nasi serta suplemen.
a. Lumut
Lumut biasanya banyak ditemukan di kolam ikan atau di beberapa tempat yang lembab. Lumut merupakan makanan alami bagi ikan mujair.
b. Kangkung
Kangkung merupakan sayuran yang bisa ditemukan dengan mudah. Pakan kangkung berguna untuk mempercepat pertumbuhan ikan mujair.
c. Dedak
Dedak cocok diberikan untuk ikan mujair yang masih kecil karena bentuknya yang halus. Selain itu, dedak juga mengandung karbohidrat untuk mempercepat pertumbuhan ikan.
d. Daun Talas
Daun talas bisa dijadikan alternative lain sebagai pakan ikan mujair karena mudah ditemukan dan membantu supaya ikan cepat besar. Caranya yaitu dengan dicacah halus dan diberikan kepada ikan.
e. Cacing Tanah
Cacing tanah bisa dijadikan sebagai makanan tambahan bagi ikan mujair darena memiliki kandungan lemak dan protein yang bergizi.
f. Cacing Sutra
Cacing sutra biasanya diberikan untuk anakan ikan untuk merangsang pertumbuhan supaya lebih cepat besar karena kandungan tinggi proteinnya.
g. Nasi
Nasi adalah bahan makanan yang mudah didapatkan dan bisa diberikan kepada ikan karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi.
h. Pelet Ikan
Pellet ikan biasanya dapat ditemukan di toko-toko budidaya. Pelet ini mengandung nutrisi yang baik bagi ikan, namun harus bisa memilih pellet dengan kualitas yang baik.
6. Penambahan Suplemen Ikan Untuk Perawatan
Suplemen sangat bermanfaat bagi ikan mujair, produk yang bisa digunakan yaitu Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan. Caranya:
suplemen ikan
Siapkan pakan ikan mujair seperti dedak, cacahan kangkung, pellet dan sebagainya.
Tambahkan 6 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan kedalam pakan tersebut. Penambahan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ini hanya perlu diberikan pada pakan di pagi hari saja. Sedangkan pada siang dan sore hari, tidak perlu ditambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan.
Pemberian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral essensial maupun non essensial. Selain itu, bakteri baik yang terkandung di dalamnya juga sangat baik untuk mengoptimalkan sistem pencernaan ikan mujair, sehingga pakan dapat diserap dengan sempurna.
Aduk-aduk pakan dan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan agar tercampur merata.
Tebarkan secara merata keseluruh permukaan air kolam, agar ikan dapat memakan dengan jumlah yang merata.
Frekuensi pemberian pakan yang disarankan adalah sebanyak 3 kali sehari, yaitu pada padi (07.30), siang (12.30), dan sore (17.00).
Itu adalah panduan cara pemberian pakan ikan bawal. Selanjutnya, Anda juga harus memahami cara memelihara ikan bawal.
7. Penggantian Air Kolam
Air kolam ikan mujair perlu dilakukan pergantian guna menjaga kebersihan serta mencegah ikan mujair terjangkit penyakit yang tidak diinginkan.
Air kolam sebaiknya diganti secara rutin sekitar 2-3 minggu sekali. Dengan melakukan penggantian air kolam secara teratur maka air akan tetap bersih dan membantu membersihkan sisa-sisa makanan ikan yang menumpuk di dasar kolam.
Selain itu, dengan menjaga kualitas air maka kolam akan terlihat jernih sehingga dapat meminimalisir supaya tidak dimasuki hewan pengganggu atau predator seperti katak, ular dan sebagainya yang dapat merugikan.
Lalu, kolam juga harus dirawat dengan baik supaya tidak dimasuki hama seperti binatang yang bisa membawa penyakit yaitu: burung, siput, dan ikan seribu harus dicegah supaya tidak masuk ke dalam kolam.
Air kolam ikan mujair dapat diberikan dari berbagai sumber seperti sungai, mata air, sumur atau air hujan dengan temperatur yang ideal untuk kondisi air 28-30°C, pH (7-8,5). Cara penggantian air kolam ikan yaitu dengan melakukan pengurangan dan penambahan masing-masing sebanyak 30% dari air kolam.
Lalu tak lupa untuk menambahkan suplemen organik cair GDM spesialis perikanan saat proses penggantian air dengan cara:
Kuras air hingga kapasitas air tersisa 30% saja.
Tambahkan air bersih hingga kapasitas kembali 100%.
Siapkan 2 liter air didalam ember.
Tuangkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan kedalam ember tersebut.
Aduk hingga tercampur merata.
Kocorkan larutan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan tersebut ke air kolam secara merata.
Ulangi penggantian air kolam ikan bawal setiap 2 minggu sekali.
Itu adalah panduan cara penggantian air kolam ikan mujair supaya tetap sehat.
8. Mencegah Penyakit Ikan Mujair
serangan penyakit pada ikan mujair
Hal yang tak kalah penting dalam cara budidaya ikan mujair yaitu mencegah penyakit. Untuk melawan serangan penyakit dari bakteri, jamur maupun virus berbahaya, tambahkan produk yang mengandung bakteri baik, seperti Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan.
Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan mengandung Pseudomonas alcaligenes, Micrococcus roseus, Bacillus brevis, Bacillus pumillus, dan Bacillus mycoides yang bisa melawan bakteri, jamur dan virus penyebab penyakit.
Bakteri yang terkandung didalam Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan juga terbukti bisa menguraikan zat amoniak didalam kolam, sehingga dapat mengontrol kadar amoniak yang bisa menyebabkan air kolam menjadi kotor dan berbahaya bagi kesehatan ikan mujair.
Tambahkan suplemen yang mengandung makro dan mikro nutrient, asam amino essensial serta non essensial untuk memenuhi kebutuhan asam amino pada tubuh ikan. Salah satunya yang mengandung makro-mikro nutrient serta asam amino essensial dan non essensial lengkap adalah adalah Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan.
Panen Ikan Mujair
Cara budidaya ikan mujair berikutnya yaitu proses pemanenan ikan mujair. Ikan mujair bisa dipanen jika telah mencapai usia antara 4-5 bulan setelah penebaran benih.
Untuk melakukan pemanenan ikan mujair dapat mengikuti langkah berikut ini.
Berikan pakan kepada ikan mujair terlebih dahulu sebelum melakukan pemanenan untuk menambah bobot ikan.
Lalu, kurangi volume air secara perlahan-lahan supaya ikan mujair tidak menjadi stress karena perubahan yang tiba-tiba.
Siapkan jaring dan mulai memanen ikan mujair dengan cara menjaringnya.
Berikutnya, masukkan ikan mujair hasil panen dalam sebuah wadah bersih berisi air.
Jika akan dikirim ke tempat tertentu maka ikan mujair bisa dimasukkan ke dalam wadah plastic berisi air.
Tambahkan oksigen supaya ikan tetap hidup dan terjaga kesegarannya.
Demikianlah cara budidaya ikan mujair yang bisa dicoba dengan mudah. Selain mudah dibudidayakan, ikan ini juga cocok dijadikan sebagai peluang usaha bidang perikanan karena memiliki banyak peminat serta kandungan gizinya yang baik untuk kebutuhan pangan masyarakat sehari-hari.

Komentar
Posting Komentar